Jumat, 14 Agu 2026
light_mode

Dari Semangkuk Bubur Manado, Lahir Gagasan Besar untuk Pangan Maluku Utara

  • account_circle Dr.Ir. Muhammad Assagaf,MSi
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • visibility 75
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ternate 18 Juni 2026!. Kamis pagi itu udara Ternate terasa segar. Di sudut warung Bubur Manado yang berdiri tak jauh dari pagar Stadion Gelora Kieraha, enam orang duduk mengelilingi meja kayu sederhana. Uap panas mengepul dari mangkuk-mangkuk bubur yang baru disajikan, sementara percakapan di antara mereka perlahan mengalir, dari basa-basi pagi hari menuju sesuatu yang jauh lebih serius.

Dr. Muhammad Assagaf, Pembina PUKAT Maluku Utara, yang menginisiasi pertemuan itu, membuka obrolan dengan nada santai namun penuh makna. Di seberangnya duduk Manager Bio Konversi yang Biasa Di sapa dengan BU Melly sengaja datang dari Jakarta dalam perjalanan bisnisnya bersama timnya ke Ternate dan Halmahera Selatan, di sampingnya Koordinator World Vision International Maluku Utara yang di kenal dengan sapaan Pak Pur, dan melengkapi lingkaran diskusi itu hadir juga Bu Betty seorang Kandidat Doktor di UNSRAT Manado yang berasal dari Universitas Khairun Ternate yang selama ini mendalami isu pertanian lokal.

Tidak ada agenda formal, tidak ada paparan PowerPoint, tidak ada ruang rapat ber-AC. Hanya semangkuk bubur manado, teh panas, dan keresahan bersama tentang satu pertanyaan besar mengapa Maluku Utara, dengan tanah yang subur dan alam yang melimpah, masih bergulat dengan ketahanan pangan yang rapuh?

Dr. Assagaf memulai. Ia berbicara tentang kondisi produksi pangan di Maluku Utara yang selama bertahun-tahun terjebak dalam pola lama yaitu ketergantungan pada pupuk kimia subsidi yang distribusinya tidak merata, harganya tidak stabil, dan dampak jangka panjangnya mulai menggerogoti kesuburan tanah pertanian di berbagai penjuru provinsi.

Manager Bio Konversi dari Jakarta menyambut keprihatinan itu dengan data dan pengalaman lapangan. Ia menjelaskan bagaimana teknologi bio konversi yaitu proses mengolah bahan organik menjadi pupuk hayati hidup yang kaya mikroba dan telah membuktikan dirinya di berbagai wilayah Indonesia. Produktivitas meningkat, biaya produksi petani menekan hingga separuhnya, dan yang paling penting, tanah kembali hidup. “Maluku Utara punya semua bahan bakunya. Yang belum ada adalah sistemnya,” ujarnya pelan, sambil menyendok bubur.

Koordinator WVI Maluku Utara mengangguk. Dari pengalamannya mendampingi komunitas petani di pelosok Maluku Utara, ia menyaksikan sendiri bagaimana petani sejatinya terbuka pada perubahan, asal mereka melihat buktinya langsung di ladang mereka sendiri. “Petani kita bukan tidak mau berubah. Mereka hanya butuh kepercayaan dulu. Kalau hasilnya nyata, mereka yang akan jadi penggeraknya,” katanya.

Kandidat Doktor dari Unkhair menambahkan dimensi ilmiah yang memperkuat diskusi. Risetnya menunjukkan bahwa sebagian besar tanah pertanian Maluku Utara tengah mengalami penurunan kualitas biologis akibat paparan kimia sintetis bertahun-tahun. Pupuk hayati organik, menurutnya, bukan sekadar solusi alternatif namun ini adalah kebutuhan mendesak yang sudah memiliki landasan penelitian yang kuat.

Satu jam berlalu. Mangkuk-mangkuk kosong, teh sudah habis, namun percakapan belum ingin berhenti. Mereka sepakat bahwa langkah selanjutnya harus lebih dari sekadar diskusi pagi. Kolaborasi nyata antara akademisi, praktisi, lembaga masyarakat, dan para petani harus segera dirajut menjadi gerakan yang terstruktur.

Dr. Assagaf menutup pertemuan itu dengan kalimat yang sederhana namun berat. “Ketahanan pangan Maluku Utara tidak akan datang dari Jakarta. Ia harus tumbuh dari sini, dari tanah kita sendiri, dengan cara kita sendiri.”

Di luar warung, Stadion Gelora Kieraha berdiri kokoh di bawah cahaya pagi. Dan di dalam warung kecil itu, dari percakapan yang lahir tanpa protokol, sebuah tekad bersama telah diam-diam disemai.

  • Penulis: Dr.Ir. Muhammad Assagaf,MSi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua KPMF FIB Unkhair Ungkap Dugaan Tekanan dan Ancaman Terkait Perpanjangan Pendaftaran Calon BEM

    Ketua KPMF FIB Unkhair Ungkap Dugaan Tekanan dan Ancaman Terkait Perpanjangan Pendaftaran Calon BEM

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERNATE – Ketua Komisi Pemilihan Mahasiswa Fakultas (KPMF) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun, Arju Duwila, mengungkap dugaan adanya tekanan hingga ancaman terhadap KPMF dalam proses penyelenggaraan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua BEM FIB. Menurut Arju, persoalan yang terjadi bukan sekadar keterlambatan penerbitan Surat Keputusan (SK) KPMF, melainkan telah menyentuh aspek independensi lembaga penyelenggara pemilihan. […]

  • HMI FISIP UMMU Gelar Aksi Refleksi Hari Lahir Pancasila: Soroti Krisis Keadilan di Maluku Utara

    HMI FISIP UMMU Gelar Aksi Refleksi Hari Lahir Pancasila: Soroti Krisis Keadilan di Maluku Utara

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    Linidaily.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) menggelar aksi refleksi Hari Lahir Pancasila di depan Kantor Wali Kota Ternate, pada Senin, 1 Juni 2026. Dalam aksi tersebut, HMI Komisariat FISIP UMMU mengangkat isu “Maluku Utara Krisis Keadilan”. Tema ini dipilih sebagai penegasan bahwa […]

  • IAIN Ternate dan ICMI Maluku Utara Perkuat Kolaborasi untuk Revitalisasi Budaya Literasi

    IAIN Ternate dan ICMI Maluku Utara Perkuat Kolaborasi untuk Revitalisasi Budaya Literasi

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • 0Komentar

    TERNATE — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate dan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Korwil Maluku Utara memperkuat kolaborasi dalam menghidupkan kembali budaya literasi di lingkungan perguruan tinggi. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Rektor IAIN Ternate dan Ketua ICMI Korwil Maluku Utara di Auditorium FEBI IAIN Ternate, Rabu (12/8/2026). Penandatanganan […]

  • Proyek LNG Blok Masela: Harapan Besar, Tantangan Keadilan Bagi Maluku

    Proyek LNG Blok Masela: Harapan Besar, Tantangan Keadilan Bagi Maluku

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • 0Komentar

    Ambon, Linidaily.id. Dimulainya kembali pembangunan proyek LNG Abadi Blok Masela menyulut harapan baru bagi masyarakat Provinsi Maluku. Dengan nilai investasi mencapai puluhan miliar dolar AS, proyek ini diproyeksikan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah, membuka peluang lapangan kerja luas, serta menambah pendapatan negara secara signifikan. Namun di tengah gelombang optimisme tersebut, muncul pertanyaan mendasar yang kerap […]

  • LKBHMI Desak Propam Turun Tangan Dugaan Kekerasan Kabag Ops Polres Ternate Saat Pengamanan Aksi HMI Cabang Ternate

    LKBHMI Desak Propam Turun Tangan Dugaan Kekerasan Kabag Ops Polres Ternate Saat Pengamanan Aksi HMI Cabang Ternate

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERNATE – LiniDaily.id Pengamanan aksi demonstrasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ternate pada Selasa (23/6/2026) menyisakan polemik serius. Aksi yang berlangsung damai dan tanpa tindakan anarkis itu berakhir dengan dugaan tindakan represif aparat kepolisian terhadap massa aksi. Kabag Ops Polres Ternate, Mohtar, menjadi sorotan setelah massa HMI menuding adanya tindakan kekerasan dalam proses pembubaran aksi […]

  • Pengamat Hukum UMMU Soroti Polda Maluku Utara dalam Penyelesaian Perkara Melalui Restorative Justice

    Pengamat Hukum UMMU Soroti Polda Maluku Utara dalam Penyelesaian Perkara Melalui Restorative Justice

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    Komitmen Polda Maluku Utara menghadirkan penegakan hukum yang humanis, berkeadilan, dan mengedepankan penyelesaian perkara melalui pendekatan Restorative Justice (RJ) guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di tengah masyarakat, Jumat, (29/5) mendapat sorotan dari Dr. Azis Halim, SH, MH, Pengamat Hukum dari Universitas Muhammadiyah Maluku Utara. Menurut Azis, pemberlakuan RJ, dalam kasus pidana tidal […]

expand_less