Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Dari Semangkuk Bubur Manado, Lahir Gagasan Besar untuk Pangan Maluku Utara

  • account_circle Dr.Ir. Muhammad Assagaf,MSi
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • visibility 128
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ternate 18 Juni 2026!. Kamis pagi itu udara Ternate terasa segar. Di sudut warung Bubur Manado yang berdiri tak jauh dari pagar Stadion Gelora Kieraha, enam orang duduk mengelilingi meja kayu sederhana. Uap panas mengepul dari mangkuk-mangkuk bubur yang baru disajikan, sementara percakapan di antara mereka perlahan mengalir, dari basa-basi pagi hari menuju sesuatu yang jauh lebih serius.

Dr. Muhammad Assagaf, Pembina PUKAT Maluku Utara, yang menginisiasi pertemuan itu, membuka obrolan dengan nada santai namun penuh makna. Di seberangnya duduk Manager Bio Konversi yang Biasa Di sapa dengan BU Melly sengaja datang dari Jakarta dalam perjalanan bisnisnya bersama timnya ke Ternate dan Halmahera Selatan, di sampingnya Koordinator World Vision International Maluku Utara yang di kenal dengan sapaan Pak Pur, dan melengkapi lingkaran diskusi itu hadir juga Bu Betty seorang Kandidat Doktor di UNSRAT Manado yang berasal dari Universitas Khairun Ternate yang selama ini mendalami isu pertanian lokal.

Tidak ada agenda formal, tidak ada paparan PowerPoint, tidak ada ruang rapat ber-AC. Hanya semangkuk bubur manado, teh panas, dan keresahan bersama tentang satu pertanyaan besar mengapa Maluku Utara, dengan tanah yang subur dan alam yang melimpah, masih bergulat dengan ketahanan pangan yang rapuh?

Dr. Assagaf memulai. Ia berbicara tentang kondisi produksi pangan di Maluku Utara yang selama bertahun-tahun terjebak dalam pola lama yaitu ketergantungan pada pupuk kimia subsidi yang distribusinya tidak merata, harganya tidak stabil, dan dampak jangka panjangnya mulai menggerogoti kesuburan tanah pertanian di berbagai penjuru provinsi.

Manager Bio Konversi dari Jakarta menyambut keprihatinan itu dengan data dan pengalaman lapangan. Ia menjelaskan bagaimana teknologi bio konversi yaitu proses mengolah bahan organik menjadi pupuk hayati hidup yang kaya mikroba dan telah membuktikan dirinya di berbagai wilayah Indonesia. Produktivitas meningkat, biaya produksi petani menekan hingga separuhnya, dan yang paling penting, tanah kembali hidup. “Maluku Utara punya semua bahan bakunya. Yang belum ada adalah sistemnya,” ujarnya pelan, sambil menyendok bubur.

Koordinator WVI Maluku Utara mengangguk. Dari pengalamannya mendampingi komunitas petani di pelosok Maluku Utara, ia menyaksikan sendiri bagaimana petani sejatinya terbuka pada perubahan, asal mereka melihat buktinya langsung di ladang mereka sendiri. “Petani kita bukan tidak mau berubah. Mereka hanya butuh kepercayaan dulu. Kalau hasilnya nyata, mereka yang akan jadi penggeraknya,” katanya.

Kandidat Doktor dari Unkhair menambahkan dimensi ilmiah yang memperkuat diskusi. Risetnya menunjukkan bahwa sebagian besar tanah pertanian Maluku Utara tengah mengalami penurunan kualitas biologis akibat paparan kimia sintetis bertahun-tahun. Pupuk hayati organik, menurutnya, bukan sekadar solusi alternatif namun ini adalah kebutuhan mendesak yang sudah memiliki landasan penelitian yang kuat.

Satu jam berlalu. Mangkuk-mangkuk kosong, teh sudah habis, namun percakapan belum ingin berhenti. Mereka sepakat bahwa langkah selanjutnya harus lebih dari sekadar diskusi pagi. Kolaborasi nyata antara akademisi, praktisi, lembaga masyarakat, dan para petani harus segera dirajut menjadi gerakan yang terstruktur.

Dr. Assagaf menutup pertemuan itu dengan kalimat yang sederhana namun berat. “Ketahanan pangan Maluku Utara tidak akan datang dari Jakarta. Ia harus tumbuh dari sini, dari tanah kita sendiri, dengan cara kita sendiri.”

Di luar warung, Stadion Gelora Kieraha berdiri kokoh di bawah cahaya pagi. Dan di dalam warung kecil itu, dari percakapan yang lahir tanpa protokol, sebuah tekad bersama telah diam-diam disemai.

  • Penulis: Dr.Ir. Muhammad Assagaf,MSi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Bupati Kasman Hi.Ahmad: Pemuda GMIH Harus Jadi Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045

    Wakil Bupati Kasman Hi.Ahmad: Pemuda GMIH Harus Jadi Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • 0Komentar

    TOBELO – Linidaily.id Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi.Ahmad, menghadiri sekaligus menjadi pembicara dalam kegiatan Kemah Raya dan Rapat Kerja Tahunan (RAKERTA) IV Pemuda GMIH Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Lakukanlah untuk Kemuliaan Allah” (1 Korintus 10:31) ini berlangsung di Desa Tagalaya, Pulau Tagalaya, Kecamatan Tobelo, Rabu (1/7/2026). Dalam sambutannya, Dr. Kasman menegaskan […]

  • ISMI Study Club Peringati Milad ke-XXII di Pantai Kastela, Perkuat Solidaritas dan Idealisme Organisasi

    ISMI Study Club Peringati Milad ke-XXII di Pantai Kastela, Perkuat Solidaritas dan Idealisme Organisasi

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • 0Komentar

    TERNATE — Linidaily id. – Ikatan Solidaritas Mahasiswa Idealis (ISMI) Study Club memperingati Milad ke-XXII di Pantai Kastela, Ternate, pada Jumat, 9 Oktober 2026. Peringatan hari jadi ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, memperkuat solidaritas antarpengurus, serta merefleksikan perjalanan organisasi dalam menjaga nilai-nilai idealisme. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi perayaan bertambahnya usia organisasi, tetapi juga […]

  • 37 Penulis Remaja Ternate Asyik Menulis Puisi Bersama Ayah Arie

    37 Penulis Remaja Ternate Asyik Menulis Puisi Bersama Ayah Arie

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • 0Komentar

    TERNATE – Sebanyak 37 peserta yang terdiri atas penulis remaja, siswa SMP dan SMA di Kota Ternate, serta tamu dari Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC), memenuhi ruang Kepala Dinas Kebudayaan Kota Ternate, Sabtu pagi. Sejak pukul 08.25 WIT hingga menjelang pukul 12.00 WIT, para peserta tampak serius mengikuti kegiatan creative writing sesi pelatihan […]

  • LKBHMI Cabang Ternate Datangi Penyidik Sat Reskrim Polres Ternate, Tindak Lanjut Dugaan Delik Pemalsuan Surat

    LKBHMI Cabang Ternate Datangi Penyidik Sat Reskrim Polres Ternate, Tindak Lanjut Dugaan Delik Pemalsuan Surat

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERNATE — Pengurus Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (LKBHMI) Cabang Ternate kembali mengambil langkah hukum dengan mendatangi penyidik Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Ternate pada Minggu, 21 Juni 2026, dalam rangka menindaklanjuti laporan polisi terkait dugaan tindak pidana pemalsuan surat yang diduga melibatkan Saudara Ismail A. Maniputy dan Saudara Baslan Aliasin. Laporan polisi […]

  • 60 Tahun KAHMI : Nostalgia Alumni atau Kekuatan Strategis Bangsa? (Sebuah Sumbang Saran)

    60 Tahun KAHMI : Nostalgia Alumni atau Kekuatan Strategis Bangsa? (Sebuah Sumbang Saran)

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • 0Komentar

    Setiap 17 September, ribuan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang tergabung dalam Korps Alumni HMI (KAHMI) merayakan hari lahir organisasinya. Tahun ini genap enam dekade sejak KAHMI didirikan pada 17 September 1966, sebagai kelanjutan dari perjuangan HMI yang lahir hampir dua dekade lebih dulu, pada 5 Februari 1947 di Yogyakarta atas prakarsa Lafran Pane bersama […]

  • Toilet

    Toilet

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • 0Komentar

    Beberapa hari terakhir, warga Kota Ternate dikejutkan dengan fakta memprihatinkan yang diungkap para siswa sendiri. Di sebuah sekolah yang menampung ratusan pelajar, toilet yang tersedia nyaris tak layak pakai. Hanya satu unit toilet yang berfungsi, itupun dalam kondisi kotor, berbau tak sedap, dan tanpa perawatan memadai. Ratusan siswa harus bergantian, menahan kebutuhan fisiologis hanya karena […]

expand_less